Skip to main content

Awal Mei Kelabu



Apa rasanya jika kamu pergi tanpa berpamitan dengan seseorang? Atau sebelum pergi mengucapkan kata-kata yang tidak sepantasnya?
Pernahkah terbesit di pikiran untuk mengulang waktu kembali dan memperbaiki segalanya? Ketika kamu sendirian dan menyadari bahwa apa yang kamu lakukan adalah salah.
                                                                                                         
Biarkan aku bercerita tentang rumitnya perasaan ini.
Tentang segala hal yang mengusik pikiranku belakangan ini dengan segala tetek-bengeknya yang seharusnya tidak melintasi otak ini. terkadang aku membenci hal-hal yang muncul ini karena dahulu aku baik-baik saja tanpa hal ini. hal-hal yang aku pikirkan tidak sekompleks ini. tetapi sejatinya manusia memang diciptakan untuk berpikir. Entah itu berguna untuknya, atau pun tidak. Pernahkah mendengar sebuah kutipan, “Overthink kills you slowly” ? kutipan tersebut menurutku benar.
Dulu ketika aku merasa seperti ini, aku bisa bebas bercerita dengannya, bebas bercerita tentang hal-hal mudah maupun rumit dengan gamblangnya dan dia bisa merespons sesuai dengan yang aku harapkan. Aku benci merasa seperti ini sekarang. Ketika hampir tidak ada yang bisa mendengar cerita ku kecuali dirinya. Tidak ada yang mengenali diriku seperti dirinya yang mengenal diriku. Aku benci hal ini. perasaan ini membuatku terus membandingkan orang-orang yang dekat denganku dengan dirinya.
Apakah ini yang namanya sakit hati? Ketika dirimu tidak bisa atau tidak boleh menggapai orang tersebut.
Tulisan ini pun dengan kecepatannya sendiri menjadi semakin tak terarah karena terlalu banyak hal yang ingin ku ungkapkan tetapi tak bisa ku atur sesuka hatiku. Tuhan tahu bagaimana rencana akan berjalan dan Ia yang akan menentukan akhir dari itu semua. Dia pun pergi karena aku yang memintanya pergi. Ketika belajar itu menyakitkan, belajar mengikhlaskan. Ia pun tahu bagaimana hati seorang hambanya. Tidak sembarangan Ia memberikan ujian kepada kita. Ia tahu batasan hambanya.


Sebuah malam tidak akan terlewat begitu saja untuk seorang pemikir, banyak hal bisa terjadi tergantung apa yang dipertimbangkan. Dan apa yang dipilih pun harus ditanggung setiap kelanjutan dan risikonya dengan bijaksana. 

Comments

Popular posts from this blog

Together

Let’s move the mountain together To our embraces Bring closer to our hearts While you’re sleeping Keep dreaming it Climbing the struggles With your willingness Will of reaching the peak Making people dream come true While you’re awake Keep praying it Wishing the door to open Every good way will be found Stay on the process It will make you stronger Strong if everyone are doubting you Firm if everyone are against you Sturdy if everyone are fighting you Sincere if everyone are betraying you Remember why you started. On KRL to Manggarai, July 29th 2019, Witchfang.

Aturan Menjengkelkan

Kata mereka "kamu bandel" Bandel itu kata mereka tidak mau diatur Tidak bisa mengikuti apa yang mereka inginkan Kenapa ketika apa yang mereka inginkan harus kita wujudkan? Ini adalah aku Aku mempunyai pikiran, nalar dan logika ketika itu tidak sesuai dengan pemikiran dan tujuanku aku tidak akan mengindahkannya Aku egois Banyak hal yang bisa aku lakukan jika tidak ada aturan-aturan yang menjengkelkan Aturan dibuat untuk memberikan batas Can we just break the limit? What do you mean by freedom? Free memiliki arti bebas Bebas itu apa?